Nama Cukup Satu Kata Saja

Nama adalah sesuatu yang diberikan pertama kali oleh orang tua kepada kita sebagai sesuatu yang mana nantinya kita akan dipanggil dengan (Nah, bingungkan?). Idealnya, nama harus terdiri dari (minimal) 2 kata, yakni nama depan dan nama belakang atau nama keluarga. Namun sayangnya, beberapa orang tua tidak mengetahui konsep nama yang ideal ini dan hanya menamai anaknya dengan satu kata saja. Yah, dan ortu gw adalah salah satu dari sekian banyak orang tua yang melakukan kesalahan tersebut.

Selama 23 tahun hidup gw, gw sering sekali menyesali nama gw yang hanya satu kata karena nama tersebut hanya menyusahkan gw saja. Namun setelah dipikir2, ternyata banyak juga keuntungannya memiliki nama hanya satu saja. Bahkan, ternyata lebih banyak keuntungannya memiliki nama satu kata saja dibanding kekurangannya. Berikut adalah hasil pemikiran gw mengenai untung-rugi bernama satu kata saja:

Keuntungannya:

  1. Anda bisa menentukan nama belakang anda sendiri. Ya, benar sekali, dengan tidak memiliki nama belakang, anda bisa menentukan sendiri nama belakang anda. Jika anda sedang mengisi formulir atau kuesioner atau apapun yang menanyakan nama belakang anda, anda bisa mengisinya sesuka hati. Anda bisa menjawabnya secara serius yaitu dengan menggunakan nama ayah anda, atau anda bisa menggunakan nama yang anda inginkan seperti McKrenZ, dan lain sebagainya.
  2. Anda bisa manjaga nama baik anda. Bagaimana caranya? Marilah kita ambil contoh kasus anda ketahuan mencuri mangga tetangga. Jika anda tertangkap dan nama anda hanya misalnya Stepen saja, maka anda tak perlu kuatir nama keluarga anda akan tercemar karena orang-orang tidak akan pernah tau dari keluara mana anda berasal. Namun jika nama anda Stepen McKrenZ, maka tentu saja orang-orang akan mengetahui bahwa anggota keluarga McKrenZ ada yang mencuri mangga dan nama baik keluarga anda pun tercemar. Parahnya, anggota McKrenZ yang lainnya juga dapat dicap sebagai pencuri mangga.
  3. Anda memiliki peluang yang lebih tinggi untuk lolos SPMB / Ujian Masuk Perguruan Tinggi Nasional (UMPTN). Statistik mencatat bahwa 98% peserta UMPTN yang lulus adalah mereka yang memiliki nama hanya satu kata saja. menemukan bahwa mereka yang memiliki nama hanya satu kata saja dapat menghitamkan kolom nama mereka pada lembar jawaban dalam waktu kurang dari satu menit. Sementara mereka yang memiliki nama lebih dari satu kata dapat menghabiskan lebih dari 1 jam hanya untuk menghitamkan nama mereka. Akibatnya, waktu mereka habis hanya untuk mengisi nama dan soal yang mereka kerjakan cenderung lebih sedikit. Salah satu teman saya yang bernama Intano Subono Cokroaminoto Bolo Bolo mengaku bahwa bahkan waktu ujian UMPTN tidak cukup untuk menghitamkan seluruh namanya.

Kerugiannya:

  1. Anda tidak memiliki nama belakang.

See… Bisa kita lihat bahwa memiliki nama hanya satu kata memiliki banyak sekali keuntungan. Kerugianny ya hanya satu, anda tidak memiliki nama keluarga. Jadi, akan sangat baik sekali jika anda-anda sekalian yang akan segera memiliki buah hati untuk menamai mereka CUKUP satu kata saja.

Salam,

Stepen_

Pos ini dipublikasikan di Wejangan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Nama Cukup Satu Kata Saja

  1. MENONE berkata:

    weeeeeeeeeeeeeeee br tahu nich keuntungan dengan satu nama…….. klo menone punya 2 nama hehehehehehehehhe

  2. linkse berkata:

    gw juga satu kata!! Aheeey!

  3. hicha berkata:

    lah? hasil statistik dari mana tuh?
    ga valid ah! kaga ada sumbernya!😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s