Catatan Liburan Bali Januar 2011 – Day 1 – Part 3

Setelah menit-menit yang membosankan di Tanjung Benoa, gw sekeluarga berangkat ke Tanah lot. Dengan bantuan GoogleMap di BB bokap gw, gw sekeluarga nyampe dengan tanpa nyasar di Tanah Lot sekitar jam 5. Yup, tinggal 1 jam lagi sebelum sunset.

Sesampainya di Tanah Lot, gw dan bonyok muter-muter sejenak sementara adek gw asik berburu foto. Ga lama kemudian bokap merasa lelah (maklum, tas pinggangnya dia bawa, ga mau ditinggal di mobil), dan dia pun duduk di semacem kafe/tenda gitulah di daerah tebing yang mana ngadep ke Tanah Lot en Sunset. Bonyok duduk nyantai menunggu sunset, sementara gw menyelusuri jalan lebih jauh lagi ke atas tebing.

Setelah kurang lebih berjalan 15mnt berjalan, jalan setepaknya mulai jelek dan kiri-kanan jalan pun berubah menjadi semak belukar. Karena gw seorang bocah petualang, gw justru makin pengen menelusuri jalan tersebut, penasaran ada apa di ujungnya. Untungnya perjalanan gw tidak sia-sia.

Gw terus berjalan sampai akhirnya gw keluar dari daerah semak belukar dan menemukan daerah yang sangat indah. Sejauh mata gw memanjang, gw melihat padang rumput hijau yang rapih dan halus dengan beberapa kolam pasir putih dan danau yang jernih. Beberapa pohon kelapa menghiasi padang tersebut. Ini surga, bisik gw dalam hati. Kenapa ga ada orang di daerah ini? Padahal daerah ini asoy banget. Asoy, gw menemukan tempat wisata rahasia di Bali. Gw rasa gw orang pertama yang menemukan tempat ini dan gw berandai-andai daerah padang rumput yang indah ini akan dinamai Padang Rumput McKrenZ, sesuai dengan nama keluarga gw.

Gw ingin segera berlari memberitahukan keluarga gw tentang padang rumput itu. Tiba-tiba ada orang berseragam putih rapih memanggil gw dari kejauhan, ‘Dek, dek, ga boleh masuk ke sini dek!’ terdengar samar-samar. Gw memperhatikan lagi sekeliling gw, kenapa ga boleh masuk? Apakah ada pembunuhan yang telah terjadi di daerah ini? Atau mungkin tempat ini adalah fasilitas rahasia negara? Atau mungkin tempat ini mengandung hasil Bumi yang melimpah yang tidak boleh disebarluaskan keberadaannya?

No, ternyata tempat yang gw kunjungi adalah golf resort. GW baru sadar setelah melihat ada mobil golf yang berkeliaran di padang itu dan ada 2 orang berjalan, yang satu hanya megang satu stik, pake topi dan kacamata item, sementara yang satu lagi bongkok-bongkok bawa tas penuh dengan stik. Gw pun segera berlari sebelum gw ditangkap karena trespassing:D.

Gw balik ke tempat bonyok dan ternyata adek gw uda di sana. Begitu matahari keliatan mulai akan terbenam, adek gw langsung mengeluarkan perlengkapan kameranya seperti tripod dan benda-benda lain yang gw ga tau namanua, lalu dengan lihai dan cekatan menyusunnya. Klo maw dibayangkan, kayak sniper di atas gedung, ngebuka kopernya trus nyusun senapannya dengan asoy. Sayang menyedihkannya adalah begitu doi selese nyusun kameranya, mataharinya mulai merah tapi kealingan (baca: ketutup) awan. Alhasil, foto sunset pun gagal didapat. Klo maw dibayangkan, kayak sniper di atas gedung, nyusun senapannya, trus pas senapannya selese disusun, target yang maw ditembaknya ud keburu masuk rumah trus di pintu rumahnya ada tulisan: “Maaf anda belum beruntung!”.

Eniwei, dari Tanah lot, gw beranjak ke Ubud buat cari makan. Bokap selaku konsultan konsumsi merekomen restoran asoy yang namanya Bebek Bengil. Perjalanan ke Ubud sekitar 2,5jam. Lama, tapi ga sia-sia. Sesampainya di sana, ga pake cas-cis-cus belalang kuncup, bokap langsung order 4 bebek bengil dan kita pun langsung makan tanpa cas-cis-cus belalang kuncup.

Paket bebek bengil ini terdiri atas nasi, 1/2 ekor bebek yang digoreng bulet-bulet (bahkan klo bebek punya gw en bokap ditempel bener2 jadi satu bebek utuh) en semangka, semua dalam satu piring. Yang bikin bebek ini spesial adalah (Shit,kenapa gw jadi promosi?) bebeknya kulitnya krispi abiz, dagingnya empuk dan bumbunya meresap sampe ke dalem. Believe it or not, it’s very good. Bagi kalian yang akan ke Bali, wajib coba.

Dari bebek bengil, kita langsung balik ke basecamp dan tanpa cas-cis-cus (Baca: mandi, sikat gigi, dan berdoa), gw langsung tidur di kasur:D…

Pos ini dipublikasikan di Cerita Petualangan Liar Saya dan tag . Tandai permalink.

5 Balasan ke Catatan Liburan Bali Januar 2011 – Day 1 – Part 3

  1. linkse berkata:

    hahaahaha,,surga lu cuma sebatas lapangan golf pen.. ckckck

  2. Egar Astawiguna berkata:

    wah keknya enak jalan2 ke Bali..
    ud luama bener gw ga ke bali…

  3. Vicky berkata:

    I find it funny how you keep using Google maps on your dad’s BLACKBERRY. =)

    This story is hilarious, btw.

  4. Ping balik: Catatan Liburan Vietnam – Januari 2012 – Intro | stepenstependotcom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s