The Aero Girls – Chapter Five

Sari’s Story – No strings attached

***

“Berikutnya, Sari Huridaman, lulus dari program studi aeronotika dengan predikat nyaris cum laude!”

Huff, entah kenapa, ejekan anak-anak tiba-tiba terbayang ketika aku membuka transkrip S2-ku. IPK 3.71, kurang hanya 0.04 untuk lulus cum laude. Ah, bodo amat, yang penting, aku berhasil lulus walau S2 sambil kerja, tidak seperti teman-teman yang lain yang masih terperangkap dengan S2-nya padahal ga kerja. Today is my day, let’s just have fun. Akupun berlari menuju kumpulan wisudawan prodi aeronotika April 2011, berharap untuk diarak. Pokoknya harus, masa S1 ga diarak, S2 juga kagak.

***

“Sar, congratz ya udah lulus S2nya. Doain aku cepet nyusul kamu yah…”

Sms dari Tio, oh my god! Apa-apa nih? Males deh kalo isinya aneh-aneh. Ups, akupun berusaha untuk menahan pikiran negatif-ku dan mencoba untuk bertindak netral. Dia cuma mengucapkan selamat, ga ada maksud lain, ngapain pusing? Akupun mengambil kembali HP yang sudah kulempar ke ranjang dan membalas sms Tio.

“Thanks ya, kak… Buruan nyusul, jangan kelamaan S2nya, ntar keburu tua…”

Belum 30 detik berselang, HP-ku berbunyi lagi dan sesuai dugaanku, ternyata itu adalah sms balasan dari Tio. Ah, udah ah, males ngelanjutinnya. Aku pun menghapus sms dari Tio tanpa membacanya dan lagi-lagi melempar HP-ku ke ranjang. Lima menit kemudian, HP-ku kembali berbunyi, namun kali ini telepon dari Tio.

***

Aku berjalan menuju bioskop dengan Tio. Ya, dengan Tio. Gile, entah apa yang terjadi sampai aku memutuskan buat jalan sama Tio. Mengangkat telpon dari dia minggu lalu ternyata adalah suatu kesalahan fatal. Kesalahan fatal lainnya adalah menulis status di facebook kalau hari sabtu ini aku pengen bersenang-senang tapi ga ada temen yang bisa diajak jalan. Sekarang ini, aku hanya bisa berdoa semoga ga ketemu orang yang kukenal, terutama Inez dan Dyah.

Aku mengingat kembali pembicaraan kami waktu itu. Semua berawal dari keheningan yang muncul sesuai Tio mengucapkan kata ‘Hello’. Ga ada angin, ga ada ujan, tiba-tiba Tio memecahkan keheningan dengan pertanyaan frontal.

“Kamu kenapa sih? Kok kayaknya sama sekali ga memberikan kesempatan ke aku?”

“Kesempatan apa, kak, maksudnya?”

“Kesempatan buat PDKT sama kamu.”

“Ohh, aku emang lagi ga mikirin buat jadian sama siapapun. Sekarang lagi pengen seneng-seneng aj.”

“Oh, gitu, klo gitu, berarti aku boleh dong kapan-kapan ngajak kamu jalan bareng. No Strings attached, cuman buat seneng-seneng aj.”

Aku pun terpaksa menjawab, “Boleh-boleh aja, tapi kalo aku lagi ga ada acara yah….”

***

“Thank you ya, kak…”

Aku melambaikan tanganku dan Tio pun pergi. Well, hari ini ternyata cukup menyenangkan. Tio ternyata cukup asik en bisa diajak gokil-gokilan, walaupun awalnya agak canggung. Mungkin karena aku pernah nolak dia dulu. Untungnya semuanya mengalir dengan baik en kami bisa have fun. Semoga aj dia bisa tetap mempertahankan argumen “No Strings Attached”-nya dan ga nembak aku lagi.

Aku pun memasuki kamar kosanku dan langsung tiduran, berusaha untuk tidur. Besok ada badminton jam 8 pagi sama anak-anak dan aku tidak boleh telat atau aku harus mentraktir Steve cream soup di KFC. Yuk, tidur…

***

“Halo?”

“Halo, kenapa kak?”

“Besok ada acara ga? Nonton yuk di B-Mall…”

Sudah 2 minggu sejak kami nonton bareng waktu itu. Selama itu, tidak ada satupun sms ataupun telpon dari Tio. Sebenarnya, telpon ajakan jalan ini di luar dugaan, tapi aku memang tidak acara besok dan aku lagi pengen hura-hura, melepas stress karena kerjaan di kantor yang menggila. Jadi, kenapa tidak?

~fin~

Pos ini dipublikasikan di Cerita Serius dan tag . Tandai permalink.

4 Balasan ke The Aero Girls – Chapter Five

  1. Hicha Aquino berkata:

    cumlaude itu bukannya 3.5 ke atas ya??

  2. nindya berkata:

    lama2 bisa luluh juga??:D

  3. enggrajati silitonga berkata:

    sama mbak aku juga sedih nyaris cumlaude S1 pendidikan dokter IPK cuma 3,49, kalau S1 cumlaude (>3,50).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s