Antara Aku dan Dia (Handphoneku)

Hari ini gw merasa cukup fenomenal dan sentimentil. Kenapa? Bukan karena gw diputusin pacar gw ataupun dipecat dari pekerjaan gw (kerjaan aj ga punya, gimana mau dipecat), melainkan karena gw harus berpisah dengan HP Nokia 7610 Supernova gw (bukan promosi). Hari rabu kemarin, secara tak sengaja, gw menjatuhkan HP tersebut secara tidak sengaja. Dan di luar dugaan, ketika jatuh ke lantai, tiba-tiba HP gw terpecah menjadi 6 bagian yang tidak sama besar. Gw pun panik dan berusaha untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan dengan berdoa. Gw berusaha untuk ‘merakit’ kembali HP gw. Karena yang lepas cuman LCDnya, besar harapan gw buat menghidupkan kembali HP gw. Sayangnya, setelah setengah jam melakukan CPR (colok, pasang, dan reparasi), HP gw tetap tak tertolong. Akibatnya, sejak hari rabu kemarin, gw pun uring-uringan dan masih berduka hingga saat ini (bagi yang maw kirim karangan bunga, silahkan).

Mayat dari HP Nokia N7610 Supernova Gw  (Diambil Sebelum Gw Coba Reparasi)

Mayat dari HP Nokia N7610 Supernova Gw (Diambil Setelah Gw Coba Reparasi)

Mungkin keliatannya lebay, entah kenapa gw selalu memiliki ikatan batin dengan semua handphone yang gw miliki. Mungkin karena handphone-handphone gw selalu gw perlakukan seperti seorang istri: tidur di ranjang yang sama, makan selalu bareng, dan kadang-kadang pipis pun bareng. Akibatnya, setiap kali gw harus berpisah dengan HP gw, baik karena rusak akibat kebodohan gw ataupun karena bokap mewariskan HP doi yang ud ga mau doi pake lagi, gw pun selalu menjadi galau dan sentimentil, seperti hari ini. Perasaan gw selalu campur aduk antara senang, sedih, dan perasaan males buat ngopi contacts ke HP baru.

Entah kenapa, seperti hari-hari sebelumnya, gw pun tidak bisa tidur karena masih memikirkan HP gw. Gw teringat akan HP gw yang baru saja meninggal dunia dan tiba-tiba kepikiran HP-HP gw yang sebelumnya juga. Tiba-tiba, kek di pelem2, flashback kenangan antara gw dengan HP-HP gw pun muncul dipikiran gw dan membuat gw kembali labil. Oleh karena itu, untuk membantu gw tidur, daripada gw guling-guling di kasur ga jelas ga bisa tidur, gw pun memutuskan untuk menulis di blog gw tentang sejarah percintaan gw dengan HP gw. Berikut adalah cerita lengkapnya:

HP pertama gw adalah Nokia 3330. HP ini gw terima pertama kali pas SMP kelas 13 Adapun gimana ceritanya gw bisa make HP ini ga terlalu jelas. Awalnya, gw minjem HP ini yang selalu nganggur di rumah buat sesekali ngesms atau nelpon temen gw buat nanya PR atau ujian. Ketika tiba-tiba gw punya gebetan, kegiatan sms dan nelpon pun makin gencar dan si HP 3330 yang tadinya digeletakin di rumah pun secara aklamasi menjadi hak milik gw karena jd sering gw bawa-bawa:D. Yang enaknya dari HP ini adalah karena status kepemilikannya ga jelas, HP ini jarang dipake namun pulsanya selalu diisi biar nomernya ga mati. Akibatnya, ketika HP ini secara aklamasi gw klaim beserta dengan simcardnya, gw pun mendapatkan juga pulsa-pulsa tak terpakai yang telah terakumulasi hingga 500rebu, nominal yang lumayan waktu itu. Dan nomer inilah yang sampai sekarang menjadi nomer HP kebanggaan gw. Asoy!

Gw memakai HP ini selama kurang lebih satu tahun. Lewat HP ini, gw belajar banyak hal, salah satunya adalah permainan Congklak alias Bantumi yang ud tersedia di HPnya buat dimaenin. Yang menarik adalah, ketika gw memakai HP ini, entah kenapa alesannya, kalau kita nelpon orang dan kita putus telponnya sebelum 2 detik, pulsanya ga berkurang. Akibatnya, selama gw memakai HP ini, trend yang terjadi pada anak-anak kere kaya  namun sok gaya kek gw, adalah melakukan kegiatan nelpon 2detik. Bak orang idiot, gw dan beberapa temen gw selalu berkomunikasi dengan cara ‘2 detik’-an ini. Komunikasi pun menjadi sangat sulit, tapi demi hemat pulsa, apa boleh buat.

Satu tahun kemudian, jaman pun berganti dan trend pun berubah. Ketika itu, HP berkamera, polyphonic, dan layar warna menjadi  trend. Bokap gw yang sok gaul ngikutin trend pun membeli Nokia 7650, HP slide gaul dengan kamera di belakangnya. Karena bentuknya yang futuristik, gw pun naksir HP tersebut dan berdoa sama Tuhan semoga HP tersebut cepat diwariskan ke gw. Beberapa bulan berselang, doa gw terkabul. Bokap mendapat HP Sony Ericson dari temennya dan HP tersebut diwariskan ke gw. Gw pun, selaku kakaknya baik, mewariskan 3330 gw ke adek gw.

Gw memakai HP ini ga terlalu lama. Klo ga salah ga sampai setahun. Adapun karena di ulang tahun gw yang ke 17 (klo ga salah), gw mendapat hadiah HP Nokia 7610 (tapi bekas dipake bokap gw juga). Nah, si 7610 inilah yang bertahan cukup lama di tangan gw. Dari SMA kelas 3 sampe kuliah gw memakai HP ini. Berbagai cerita dan berjuta-juta siklus naksir-ngegebet-PDKT-ditolak gw alami dengan HP ini. Dengan HP ini, gw sukses menaklukkan hati 3 wanita, sementara sekitar 200 wanita lainnya dengan sukses memporak-porandakan hati gw. Lewat HP inilah juga, gw merasakan pahit, manis, dan asamnya kehidupan percintaan Ti Pat Kay. Namun itu semua membuat gw tangguh dan asoy seperti sekarang.

Sayangnya, gw harus berpisah dengan cara yang tidak wajar dari HP gw. Perpisahan gw terjadi pas kuliah tingkat 3. Ketika itu, gw menderita DBD, namun dengan bodohnya ga sadar klo gw kena DBD sampai detik-detik terakhir. Akibatnya, gw yang kondisinya ud kritis pun langsung dilarikan ke RS Borromeus. Setelah kondisi gw stabil, gw pun meminta tolong adek gw buat membawakan dompet dan HP gw yang ditinggal di kost gw saat gw dilarikan ke RS. Niatnya saat itu adalah menginformasikan temen2 bahwa gw sakit dengan harapan banyak dari temen2 gw yang dateng ngejenguk gw dan membawakan buah-buahan kek di pelem2. Namun nasib berkata laen.

Adek gw yang telah mengambil HP gw di kost, bukannya langsung ke rumah sakit, malah mampir dulu ke salah satu swalayan buat beli permen. Bodohnya, HP 7610 gw ditaro di tas yang doi titipin ke tempat penitipan barang. Begitu nyampe RS, HP gw pun raib dengan negatif thinking bahwa si penjaga tempat penitipan yang ngambil HP gw. Alhasil, ud sakit, gw ga ada yang jenguk pula. Ah, nasib. Klopun ada, itu adalah 4 temen sekelompok gw dalam tugas kuliah yang dengan dinginnya menjenguk gw buat memastikan bahwa gw tetap mengerjakan bagian gw dalam tugas kuliah tersebut. Damn…

Kehilangan si 7610 cukup membuat gw shock, apalagi karena saat itu bokap gw sedang ga punya HP lebih buat diwarisin ke gw. Hal ini sempat menyebabkan trombosit gw yang sudah naik kembali turun. Untunglah bokap gw cepat tanggap dan memjanjikan gw HP baru begitu gw keluar dari RS. 5 menit berselang, trombosit gwpun naik mencapai angka normal:D. Awalnya, bokap menyuruh gw memilih tipe HP yang gw pengen, tapi karena gw ga rewel (baca: terlalu males buat google dan ngecek HP yang bagus saat itu apa), gw pun menyerahkan pilihan HP gw ke bokap. Alhasil, bokap pun membelikan gw sodara kembarnya si 7610, si 7610 supernova.

Bersama 7610 supernova, gw pun kembali mengarungi dunia perkuliahan sampai gw menyelesaikan S2. Sama dengan HP-HP sebelumnya, banyak kenangan yang tersimpan dalam HP ini. Lewat HP ini juga gw berkali-kali melamar ke perusahaan-perusaahn terkemuka di Indonesia dan berkali-kali ditolak (Iklan: Baca JobSeeker Story Part 1, JobSeeker Story Part 2, dan JobSeeker Story Part 3). Sayangnya, rabu kemarin, kesalahan bodoh gw membuat gw harus berpisah selama-lamanya dengan 7610 supernova.

Kini, gw pun sendirian di kamar kost, meratapi nasib gw karena rusaknya 7610 supernova gw. Gw berharap, semoga besok pagi, seorang malaikat datang mengetuk kamar gw dan membawakan gw HP baru yang lebih canggih dan yahud.

Stepen – Sedang tak punya HP

Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

4 Balasan ke Antara Aku dan Dia (Handphoneku)

  1. Hicha Aquino berkata:

    4 temen tugas kuliah itu siapa pen? :p

  2. inatrin berkata:

    Hahaha, dahsyat banget kisah percintaan lu sama hp2 lu. sayang yang terakir berakhir tragis.. best wishes for next partner in crime lu ya pen. dipasangin rantai skalian biar ga jatoh ga ketinggalan. hehe. btw, ngakak puas dah g baca post lu. great share..😀

  3. edreaMJ berkata:

    Gila pen.. long live Nokia, eh?!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s