Izu Adventure: Museum Mesum

Libur musim panas kemarin, gw berpetualang ke Izu. Tujuannya tentu saja untuk melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari sekaligus belajar motret bikini diam-diam. Nah, dari sekian banyak tempat yang gw kunjungi, ada satu tempat yang cukup unik yang belum pernah gw liat atau temukan negara manapun (gaya, kaya gw ud pernah kemana2 aj). Tempat ini adalah sebuah museum yang bernama 秘宝館 (dibaca: Hihoukan) di Atami. Yep, Hihoukan ini kalau gw artikan satu per satu kanjinya adalah kurang lebih seperti berikut:

秘 -> Rahasia

宝 -> Harta Karun

館 -> Kastil/Bangunan

So, in all, 秘宝館 ini berarti kastil yang berisi harta rahasia. Lantas apa harta rahasia yang dimaksud? Silahkan tebak sendiri dari judul postingan gw ini.

Yup, seperti yang gw tulis di judul postingan ini, museum ini adalah museum mesum yang mana isi dari museum ini adalah seksualitas yang dalam berbagai bentuk. Gw tekankan sekali lagi, berbagai bentuk! Isinya mulai dari boneka plus kaligrafi tentang 48 posisi ‘berhubungan’ berikut dengan nama gayanya dalam bahasa Jepang, sampe ke macem2 permainan, hologram show, dan show-show lainnya yang semuanya bergenre mesum tapi mendidik dan menghibur (Suer:D). Terus terang, isinya cukup berbeda dari yang gw bayangkan saat googling. It is really educating (boong).

Sayangnya, entah kenapa museum ini tudak cukup populer dibandingkan dengan spot2 laennya di sekitar Atami. Padahal, kalo menurut gw, tempat ini bener2 unik dan mungkin cuman satu-satunya di dunia ini. Oleh karena itu, gw pun akan menulis tentang museum ini dengan harapan agar museum ini makin populer dan teman-teman dari Indonesia yang akan berwisata ke Jepang bisa mampir ke museum ini. Okay, so here is my story.

Perjalanan gw ke Hihoukan ini dimulai dengan naek kereta ke Atami, lalu disambung dengan bersepeda. Sepedaan dari stasiun Atami ke Hihoukan ini kurang lebih 1jam lamanya (sudah termasuk waktu untuk foto-foto cewe berbikini pemandangan indah di Atami Sun Beach). Dari segi lokasi, Hihoukan ini ternyata cukup tersembunyi. Hihoukan terletak di bukit tinggi yang dikelilingi hutan-hutan yang mana satu-satunya akses untuk menuju ke sana adalah dengan menggunakan kereta gantung. Berikut adalah video pointless gw yang gw ambil selama nganggur bingung mau ngapain di kereta gantung.

Beres naek kereta gantung yang harganya 1800yen termasuk tiket masuk Hihoukan-nya, gw pun disuguhi pemandangan indah teluk Atami dari atas bukit. Di luar dugaan juga, ternyata sebelum masuk ke Hihoukan, ada tempat yang disebut dengan 愛錠岬 (Klo Jepang gw ga salah, bacanya aijoumisaki alias teluk kunci cinta) yang mana adalah tempat para pasangan menuliskan namanya di sebuah papan, terus digantung di tempat gantungan tersebut. Ceritanya, dengan melakukan hal tersebut, mereka mengunci cinta mereka biar ga putus-putus. Ceritanya…

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Andai gw saat ini jalan dengan pacar, tentu saja aijoumisaki ini bakal menjadi tempat yang romantis banget. Sayangnya, gw ke sini dengan seorang lelaki berkebangsaan Singapur yang kalo makan es krim, es krimnya sengaja ditunggu ampe lumer dulu. Untuk menjaga kerahasiaan identitas doi, marilah kita sebut doi HBP alias Half-Bald Prince (tidak mencerminkan keadaan rambut doi yang sesungguhnya). Yap, tentu saja dateng ke aijoumisaki dengan HBP ini entah kenapa menimbulkan nuansa gay yang sangat berlebih. Apalagi kalau melihat semua yang dateng ke tempat ini adalah pasangan semua dan mereka semua terlihat mesra dan romantis. Saking romantisnya mereka, gw pun sempat terbawa suasana dan secara tak sadar menggandeng tangan HBP.

Beres mupeng ngeliatin para pasangan yang sedang ‘mengunci’ cinta mereka di aijoumisaki, gw dan HBP pun masuk ke Hihoukan. Tiga langkah dari pintu masuk dan kita pun disuguhi 3 manekin berskala 1:1 berbentuk putri duyung tanpa kerang. Asoy… Sebenernya, begitu ngeliat manekin tersebut, gw langsung nafsu buat foto buat PP facebook gw. Sayangnya, si bibi penjaga langsung ngelarang gw dan memperingatkan gw bahwa dilarang foto dimanapun di dalam Hihoukan. Alhasil, gw pulang tanpa foto baru buat PP gw. Walaupun demikian, gw berani bersumpah bahwa gw bnr2 pergi ke museum mesum dan postingan ini adalah benar adanya. Suer, percayalah, gw ga boong. Bepagi yang ga percaya, berikut adalah foto bukti otentik gw di depan pintu masuk Hihoukan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Eniwei, secara keseluruhan, Hihoukan ini ada 3 lantai dan isinya macem-macem dan bakalan terlalu vulgar klo gw ceritain di sini, selain gw sendiri juga ud lupa en ga terlalu inget apa2 aj yg gw liat di situ. Selain display2 dan show2, Hihoukan juga menjual maenan-maenan dewasa dan pernak-pernik mesum lainnya. Adapun satu barang yg cukup menarik perhatian gw adalah handuk ajaib. Apa ajaibnya handuk ajaib ini? Saat kering, handuk ini tampak biasa dengan gambar cewek berkimono, tapi, waktu basah, kimono si cewek pun ilang, dan bakal muncul lg setelah kering. Gw ga ngerti gmn triknya, yg jelas barang ini cihuy bgt buat dibawa pulang ke Indo dan dipamerin ke calon mantu. Sayangnya, handuk ini ga dijual langsung, tapi kudu didapetin dari maenin capitan alias ufo catcher. Sadar bahwa gw hanya berbakat maen aer, gw pun mengurungkan niat gw untuk mendapatkan handuk tersebut sebelum gw jatuh miskin.

Eniwei, di akhir2 petualangan gw di Hihoukan, gw sadar bahwa selama gw muter2 2jam di sini, ga ada satupun penjaga ataupun kamera pengawas. Alhasil, gw pun memutuskan untuk sedikit bandel dan berfoto dengan manekin di deket pintu keluar. Berikut adalah salah tiga2nya foto yg gw berhasil ambil di dalam Hihoukan. Tentu saja karena manekinnya agak vulgar dan blog ini ratingnya cuman PG13, maka dengan berat hati, foto tersebut harus gw sensor secukupnya. Bagi yg ingin foto asli tanpa sensor, bisa hubungi HP gw untuk transaksi lebih lanjut.

At Hihoukan 03 - Censored At Hihoukan 02 - Censored At Hihoukan 01 - Censored

Well, sekian kira2 postingan gw tentang Hihoukan. Semoga dengan postingan ini, Hihoukan bisa lebih terkenal lagi dan masuk ke dalam salah satu daftar ‘places that you must visit’ di Jepang. Sekarang saatnya gw ke kasur dan mengingat2 kembali apa yg telah gw liat di Hihoukan. Wassalam…

Stepen – Ingin kerja praktek di Hihoukan

Pos ini dipublikasikan di Cerita Petualangan Liar Saya dan tag , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Izu Adventure: Museum Mesum

  1. bayu setiawan berkata:

    jadi pengen kesana gan, sekarang lagi di numazu, kesitu jauh gk ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s